Indonesia Kantongi Dukungan China untuk Terbitkan Panda Bond, Proses Dimulai Pekan Depan

  • Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. Kemenkeu/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Indonesia telah memperoleh dukungan penuh dari pemerintah China untuk menerbitkan Panda Bond, yakni surat utang negara yang diterbitkan dalam mata uang yuan di pasar keuangan China. Proses penerbitan instrumen tersebut dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan depan.

Purbaya mengatakan pemerintah masih melakukan komunikasi intensif dengan para investor guna mematangkan proses penerbitan obligasi tersebut.

“Kami masih terus berkomunikasi dengan para investor hari ini dan besok. Minggu depan, kita akan langsung memulai proses penerbitan Panda Bond ini,” ujar Purbaya melalui tayangan video di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurut dia, dukungan dari Kementerian Keuangan China menjadi faktor penting dalam upaya penerbitan surat utang tersebut. Pasalnya, kementerian tersebut memiliki hubungan erat dengan sejumlah perusahaan milik negara dan lembaga investasi besar yang memiliki kapasitas pendanaan sangat besar.

Baca Juga : Buang Sampah Sembarangan di Jaksel Terancam Denda Rp500 Ribu

Salah satu institusi yang disebut berpotensi menjadi investor utama adalah China International Trust Investment Corporation (CITIC). Pemerintah berharap lembaga tersebut dapat menyerap sebagian besar penerbitan Panda Bond Indonesia.

Purbaya mengungkapkan, dalam sejumlah pertemuan dengan otoritas China, sempat muncul persepsi yang kurang tepat terkait kondisi keuangan Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia telah memberikan penjelasan mengenai fundamental ekonomi nasional yang dinilai tetap kuat dan stabil.

Ia menjelaskan bahwa tingkat defisit anggaran Indonesia masih berada dalam batas aman, pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, serta penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan, menunjukkan tren peningkatan.

“Saya jelaskan kepada mereka bahwa kondisi keuangan Indonesia amat baik. Defisit kita sangat terkendali, pertumbuhan ekonomi juga bagus, dan pendapatan negara dari sektor pajak terus meningkat. Penjelasan ini membuat mereka yakin bahwa kondisi ekonomi di Indonesia memang sehat,” kata Purbaya.

Baca Juga  Zendo Jember Resmi Meluncur! Ojek Online Lokal yang Siap Gebrak Pasar dengan Layanan Serba Bisa

Menurutnya, diskusi yang berlangsung secara mendalam tersebut berhasil meyakinkan pemerintah China mengenai kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai memiliki prospek positif.

Selain membahas penerbitan Panda Bond, Purbaya juga dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah lembaga keuangan dan investor besar di China untuk memperkuat aliran modal ke Indonesia.

Baca Juga : Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Polisi Amankan 69 Orang Diduga Halangi Pengosongan

Dalam agenda kunjungan kerjanya, ia akan bertemu dengan jajaran bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di sektor pembiayaan dan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan investor internasional terhadap perekonomian Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *