Nusawarta.id, Balangan – Kualitas pelayanan PT Air Minum Sanggam Balangan (AMSB) kembali menuai sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, secara terbuka menyampaikan keprihatinannya atas banyaknya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan air bersih yang dirasakan dalam beberapa waktu terakhir. Ia pun mendesak jajaran direksi perusahaan daerah tersebut untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh.
Saiful Arif mengungkapkan bahwa keluhan warga semakin marak disampaikan kepada DPRD, khususnya terkait tidak mengalirnya air bersih di sejumlah wilayah. Kondisi ini paling banyak dikeluhkan masyarakat yang berada di Kecamatan Paringin Selatan, di mana pasokan air disebut sering terhenti dan tidak menentu.
“Dalam beberapa hari ini banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan dari PDAM Balangan, terutama keluhan tidak mengalirnya air di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Paringin Selatan,” ujar Saiful Arif kepada awak media di Balangan, Selasa.
Baca Juga : DPRD Balangan Gelar Paripurna Penyampaian 12 Raperda Propemperda 2026
Selain persoalan distribusi air, politisi senior Partai Demokrat tersebut juga menyoroti lambannya realisasi penyertaan modal pemerintah daerah kepada PT Air Minum Sanggam Balangan. Diketahui, Pemkab Balangan telah mengucurkan penyertaan modal sebesar Rp20 miliar pada tahun 2024 lalu, namun hingga kini dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pelayanan.
Menurut Saiful Arif, keterlambatan pemanfaatan dana penyertaan modal tersebut berpotensi menghambat perbaikan infrastruktur dan operasional perusahaan, yang pada akhirnya berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penyertaan modal itu seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan pelayanan air bersih. Jika realisasinya lamban, maka wajar jika pelayanan kepada pelanggan juga tidak maksimal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa akses terhadap air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah melalui badan usaha milik daerah. Oleh karena itu, PT AMSB dituntut untuk memastikan air yang disalurkan mengalir lancar dan layak digunakan sesuai standar pelayanan publik.
Lebih lanjut, Saiful Arif menegaskan pentingnya peningkatan infrastruktur serta pembenahan tata kelola perusahaan sebagai prioritas utama. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin kesehatan, kenyamanan, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Balangan sebagai pelanggan air bersih.
Baca Juga : Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Mitigasi Berkelanjutan
“Kita sangat berharap kepada PDAM Balangan untuk segera berbenah dan segera merealisasikan penyertaan modal tersebut, agar pelayanan kepada masyarakat bisa benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.
DPRD Balangan, kata dia, akan terus melakukan pengawasan agar permasalahan pelayanan air bersih ini dapat segera dituntaskan demi kepentingan masyarakat luas.












