PP IKA UNAIR Periode 2025–2030 Resmi Mulai Transformasi Digital, Gandeng IBK Kelola Aplikasi Membership

  • Bagikan
IKA UNAIR luncurkan kerja sama digitalisasi keanggotaan. (Foto: Universitas Airlangga/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Surabaya – Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (PP IKA UNAIR) periode 2025–2030 resmi memulai langkah percepatan transformasi digital organisasi. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis bersama Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) dalam pengelolaan Aplikasi Membership IKA UNAIR.

Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di sela-sela rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PP IKA UNAIR yang digelar di City Forest Arum Sabil, Jember, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2026). Rakernas tersebut menjadi agenda penting pertama bagi kepengurusan baru sekaligus momentum konsolidasi nasional alumni Universitas Airlangga.

Lokasi Rakernas berada di City Forest Arum Sabil, kawasan milik H. Arum Sabil, alumnus Universitas Airlangga yang dikenal sebagai tokoh pengusaha berpengaruh di Kabupaten Jember. Kehadiran para pengurus pusat dan perwakilan alumni dari berbagai daerah menegaskan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi alumni yang lebih modern dan adaptif.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IKA UNAIR periode 2025–2030, Dr. Indra Nur Fauzi, didampingi Wakil Ketua IKA UNAIR, Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto. Sementara dari pihak IBK, kerja sama ditandatangani oleh Direktur IBK, Slamet Sugianto.

Baca Juga : Tolak Efisiensi Anggaran Pendidikan hingga Kesehatan, BEM Unair Turun ke Jalan Senin

Turut mendampingi dari tim IBK adalah Irwan selaku Tim Teknis Aplikasi serta Husain Yatmono sebagai Digital Fundraising IBK. Kehadiran tim teknis tersebut menegaskan kesiapan IBK—yang berada dalam satu holding dengan Badan Wakaf Al Quran (BWA)—untuk mengawal implementasi ekosistem digital keanggotaan IKA UNAIR secara berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal IKA UNAIR, Dr. Indra Nur Fauzi, menyampaikan bahwa kerja sama ini menempatkan digitalisasi sebagai salah satu agenda strategis utama kepengurusan baru di bawah komando Ketua Umum IKA UNAIR, Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga  Digitalisasi Pendidikan di Tanah Bumbu: Disdik Tanbu dan Telkomsel Luncurkan Skul.id

“Aplikasi membership yang akan dikelola bersama ini diproyeksikan menjadi pintu utama dalam pengelolaan data dan informasi keanggotaan, sarana komunikasi program, serta pengembangan berbagai layanan bagi alumni,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, transformasi digital tersebut diarahkan untuk menata kelola keanggotaan alumni agar lebih tertib, terukur, dan berbasis data yang valid. Dengan sistem yang terintegrasi, PP IKA UNAIR berharap dapat meningkatkan efektivitas koordinasi organisasi sekaligus memperkuat peran alumni dalam mendukung almamater dan kontribusi sosial di masyarakat.

“Alumni Universitas Airlangga tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Karena itu, dibutuhkan sistem digital yang mampu menjembatani komunikasi dan kolaborasi secara cepat, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Baca Juga : Menjawab Tantangan Limbah Peternakan di Perkotaan, Unair Gelar Diseminasi One Health City

Rakernas PP IKA UNAIR di Jember ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi kepengurusan periode 2025–2030. Selain menyepakati arah transformasi digital organisasi, agenda Rakernas juga diisi dengan perkenalan seluruh bidang dan struktur kepengurusan baru, pemaparan program kerja, serta penyelarasan visi dan misi organisasi alumni ke depan.

Melalui langkah ini, PP IKA UNAIR menegaskan komitmennya untuk menghadirkan organisasi alumni yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi alumni, almamater, dan masyarakat luas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *