Nusawarta.id, Jakarta — Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang arus mudik Lebaran dengan melaporkan rencana kepergian kepada pengurus rukun tetangga (RT). Langkah ini dinilai penting guna menjaga keamanan lingkungan, khususnya bagi rumah yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama.
“Kalau dia hunian maka harus lapor kepada RT, terus kemudian Ketua RT bisa mendayagunakan tenaga keamanan di lingkungannya untuk melakukan pemantauan sehari-hari terhadap objek-objek yang ditinggal mudik oleh penghuninya,” ujar Fathoni saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu.
Selain melapor, Fathoni juga mengingatkan warga untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah mematikan aliran listrik guna mencegah risiko korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
“Nah, bagi para pemilik usaha, saya berharap ketika toko itu mau tutup harus dikonsultasikan terhadap tenaga keamanan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Baca Juga : Ribuan Masjid Jadi Rest Area, Program Kemenag Permudah Pemudik Lebaran 2026
Ia menilai, tradisi gotong royong melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) di Surabaya selama ini telah berjalan baik. Warga yang akan mudik umumnya turut berpartisipasi dengan memberikan iuran kepada petugas keamanan setempat untuk menjaga rumah atau tempat usaha mereka.
“Jadi saya pikir itu sudah berlangsung selama ini dengan baik ya, mudah-mudahan warga yang mudik bisa tenang berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman,” katanya.
Fathoni juga mendorong keterlibatan aparat pemerintah dalam menjaga keamanan selama periode mudik. Ia berharap petugas dari Satpol PP, BPBD, dan linmas dapat meningkatkan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban umum, hingga potensi bencana.
Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya menyatakan bahwa tradisi mudik setiap tahun selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Banyak warga meninggalkan kota menuju kampung halaman, sementara sebagian lainnya tetap beraktivitas seperti biasa.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya M Fikser mengungkapkan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan segera menerbitkan surat imbauan kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi.
“Bapak Wali Kota akan menyampaikan surat imbauan kepada warga Kota Surabaya, salah satunya agar masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan,” ujar Fikser.
Baca Juga : DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Ia menegaskan, kesiapan kendaraan menjadi faktor krusial dalam menjamin keselamatan selama perjalanan mudik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh atau servis kendaraan sebelum berangkat.
Tak hanya itu, Fikser juga mengingatkan pentingnya memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan. Instalasi listrik dan saluran air perlu dicek secara menyeluruh untuk mencegah potensi gangguan selama rumah tidak dihuni
Dengan berbagai imbauan tersebut, pemerintah dan DPRD berharap masyarakat Surabaya dapat menjalani mudik dengan aman dan nyaman, tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah maupun keselamatan perjalanan.












