Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Infrastruktur Siap Hadapi Hari Raya Idulfitri

  • Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto saat menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/3/2026).(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026). Rapat tersebut difokuskan pada upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan publik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, rapat terbatas itu merupakan langkah pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Pemerintah ingin memastikan pasokan bahan pokok tersedia dan harga tetap terkendali di seluruh wilayah Indonesia.

“Rapat tersebut membahas stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, kelancaran distribusi logistik serta kesiapan infrastruktur dan layanan publik,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).

Menurut Teddy, Presiden menaruh perhatian serius terhadap kelancaran distribusi pangan, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran. Karena itu, Prabowo menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara kementerian, lembaga, dan berbagai pemangku kepentingan agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif di lapangan.

Baca Juga : Prabowo Akui Ada Pejabat Mengecewakan, Soroti Tanggung Jawab Pimpinan di Tengah Ancaman Global

Dalam rapat tersebut, Prabowo meminta seluruh kementerian terkait bekerja secara terpadu untuk menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak memberatkan masyarakat.

“Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke berbagai daerah,” kata Teddy.

Selain sektor pangan, pemerintah juga membahas kesiapan sektor energi, transportasi, serta dukungan dari badan usaha milik negara (BUMN) guna menjamin kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Langkah tersebut dinilai penting mengingat periode Lebaran selalu diiringi peningkatan konsumsi energi dan mobilitas masyarakat dalam skala besar.

Baca Juga  Menkop Budi Sebut Pembangunan Koperasi Desa Sesuaikan Kondisi Daerah

Pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan, transportasi publik, serta layanan pendukung lainnya agar arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman.

Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Baca Juga : Tegas di Panggung Istana, Prabowo: Indonesia Tidak Akan Campuri Urusan Dalam Negeri Negara Lain

Turut hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Melalui rapat ini, pemerintah ingin memastikan seluruh aspek strategis menjelang Idulfitri dipersiapkan secara matang. Dengan koordinasi lintas sektor yang kuat, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *