Nusawarta.id, Jakarta — Perombakan Kabinet Merah Putih kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026.
Pergantian tersebut memunculkan spekulasi mengenai arah reshuffle, termasuk kemungkinan konsolidasi politik menjelang Pilpres 2029.
Founder KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan reshuffle kabinet dapat memiliki sejumlah tujuan, mulai dari meningkatkan kinerja pemerintahan hingga konsolidasi politik.
“Ya, tujuan reshuffle bisa macam-macam. Tergantung presidennya, bisa kemudian membawa kabinet berkinerja lebih baik, ya atau konsolidasi politik,” kata Hendri, Minggu (20/9/2026).
Menurut Hendri, konsolidasi politik melalui kabinet tidak serta-merta mengganggu soliditas koalisi pemerintahan. Ia menilai posisi di pemerintahan masih menjadi daya tarik bagi partai politik untuk mempertahankan kerja sama.
Baca Juga : DPD Ingatkan Menkeu Suahasil soal Risiko Susutnya Anggaran TKD
“Daya tarik kabinet Prabowo kan masih kekuasaan. Jadi selama daya tarik itu masih ada, maka kecil kemungkinannya koalisi-koalisi itu akan bercerai-berai,” ujarnya.
Di sisi lain, dinamika reshuffle turut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Gerindra kembali menjalin kerja sama dengan PDIP untuk Pilpres 2029.
Gerindra dan PDIP sebelumnya pernah berada dalam satu koalisi pada Pilpres 2009, ketika Prabowo menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri. Nama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga sempat dikaitkan dengan sejumlah spekulasi mengenai konfigurasi politik 2029.
Namun, Hendri menilai kerja sama Gerindra-PDIP untuk Pilpres 2029 masih menghadapi sejumlah pertimbangan, terutama terkait posisi calon wakil presiden.
Baca Juga : DPR Soroti Rencana Pendidikan Gratis Prabowo, Minta Anggaran Dihitung Matang
“Ya bisa saja terjadi, tapi kalau untuk Pilpres nampaknya sulit. Karena kan sangat mungkin nanti kalau wakil presidennya dari partai politik selain Gerindra, ya sama saja Pak Prabowo membesarkan partai politik itu,” kata Hendri.
Sementara itu, Suahasil Nazara sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sebelum dilantik menggantikan Purbaya. Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan terbaru dalam Kabinet Merah Putih dan kembali memicu perhatian terhadap konfigurasi politik pemerintahan menuju Pemilu 2029.













Respon (1)