Nusawarta.id, NTT – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 877/Biinmaffo yang berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (23/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan satuan, kelayakan fasilitas, serta kondisi prajurit yang bertugas di wilayah strategis perbatasan negara.
Kunjungan Menhan Sjafrie merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan negara, khususnya pada satuan teritorial pertempuran yang berada di garis depan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan memastikan pembangunan pangkalan dan upaya peningkatan kesejahteraan prajurit berjalan sesuai rencana.
Setibanya di markas Yonif TP 877/Biinmaffo, Menhan Sjafrie menerima paparan langsung dari Komandan Batalyon terkait kondisi satuan secara menyeluruh. Paparan tersebut mencakup kekuatan personel dan materiil, progres pembangunan pangkalan, hingga pelaksanaan pembinaan satuan.
Komandan Yonif juga menjelaskan pelaksanaan program ketahanan pangan yang dijalankan satuan melalui pengelolaan lahan pertanian dan peternakan, serta berbagai kegiatan teritorial yang melibatkan masyarakat sekitar.
Usai menerima paparan, Menhan Sjafrie meninjau langsung sejumlah fasilitas pangkalan. Beberapa fasilitas yang dikunjungi antara lain area perumahan prajurit, barak, sarana pendukung latihan, dapur lapangan, serta lahan pertanian dan peternakan yang dikelola secara mandiri oleh satuan.
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan pembangunan dan upaya perbaikan mandiri berjalan sesuai kebutuhan operasional.
“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan pembangunan dan upaya perbaikan mandiri berjalan sesuai rencana dan kebutuhan operasional satuan,” demikian dikutip dari siaran pers Kementerian Pertahanan, Sabtu (24/1/2026).
Setelah meninjau seluruh fasilitas, Menhan Sjafrie menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan para prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo. Dalam arahannya, ia memberikan motivasi serta menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah perbatasan.
Baca Juga : Kemenhan Lantik 12 Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Menhan juga mendorong seluruh prajurit untuk terus menjaga soliditas satuan, meningkatkan kemampuan, serta memanfaatkan potensi pangkalan secara optimal. Program ketahanan pangan yang dijalankan satuan dinilai tidak hanya mendukung kemandirian logistik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Dengan kesiapan satuan dan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat, Menhan Sjafrie meyakini kehadiran prajurit teritorial pertempuran di wilayah perbatasan dapat memberikan kontribusi positif, baik dari sisi pertahanan negara maupun dalam mendorong kemakmuran rakyat.












