Seskab Teddy: Indonesia Capai Swasembada Pangan Lebih Cepat dari Target Presiden Prabowo

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). (Foto: Instagram @Sekretariat.kabinet/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Karawang — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2025. Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri acara Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026).

Keberhasilan ini dianggap luar biasa karena sebelumnya Presiden Prabowo menargetkan pencapaian swasembada pangan dalam jangka waktu empat tahun sejak awal masa jabatannya.

“Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa saat dilantik sebagai Presiden RI, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu empat tahun,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram @Sekretariat.kabinet di Jakarta.

Teddy menambahkan, pencapaian swasembada pangan yang lebih cepat dari target tersebut merupakan buah kerja keras dan sinergi seluruh elemen pertanian nasional, termasuk petani, penyuluh pertanian, dan komunitas pertanian di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Prabowo Umumkan Indonesia Mencapai Swasembada Pangan

“Kerja keras dan kekompakan seluruh elemen pertanian nasional memungkinkan target yang awalnya empat tahun, berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para petani serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian. Menurut Presiden, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Hari ini saudara memberi kepada bangsa dan negara bukti yang nyata. Saudara telah, menurut saya, mencatat tonggak penting dalam kemerdekaan bangsa Indonesia,” ucap Teddy menirukan pernyataan Presiden.

Presiden menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan menandai masuknya Indonesia ke fase kemandirian pangan, di mana negara tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari negara lain. Dalam agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Presiden Prabowo menekankan bahwa hanya dalam waktu satu tahun sejak pelantikannya, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan pangan pokok, melampaui target yang awalnya ditetapkan selama empat tahun.

Baca Juga  Formula E Jakarta 2025 Siap Digelar, Bamsoet Ajak Publik Ramaikan Ajang Mobil Listrik Dunia

“Kita sudah swasembada satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki sendiri satu tahun, kita tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menambahkan, kemerdekaan suatu bangsa tidak akan pernah utuh apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain, menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi kedaulatan nasional.

Baca Juga : Pemulihan Pascabencana Aceh Dipercepat Jelang Ramadhan, Kemendagri Fokus Kebutuhan Dasar Masyarakat

Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para generasi muda Indonesia untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *