Nusawarta.id, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026), menjelang agenda pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Anwar tiba sekitar pukul 14.30 WIB dengan mengenakan jas hitam, kopiah hitam, dan dasi biru muda. Kepada awak media, ia mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang membuat dirinya diundang ke Istana.
“Saya enggak tahu, pokoknya saya diminta untuk hadir di sini,” ujar Anwar.
Ia mengatakan telah dihubungi beberapa hari sebelumnya terkait kehadirannya. Namun, undangan resmi baru diterimanya pada Kamis (1/10/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Baca Juga : Influenza Meningkat, Komisi IX DPR Minta Pemerintah Perkuat Kewaspadaan
Menurut Anwar, dirinya diundang oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
L
“Saya diundang sama Raffi Ahmad,” ungkapnya.
Ketika ditanya kemungkinan dirinya dilantik sebagai anggota Wantimpres, Anwar kembali mengaku belum mengetahui. Ia juga belum dapat memastikan kapasitas kehadirannya dalam agenda tersebut.
“Ya, enggak tahu sebagai undangan atau apa. Lihat saja nanti,” katanya.
Meski demikian, Anwar menyatakan siap jika nantinya diminta menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres. Ia mengatakan setiap amanah yang diberikan kepadanya akan dipandang sebagai bentuk pengabdian.
“Saya itu hamba Allah dan warga negara yang taat pada Allah, taat pada konstitusi, pada bangsa dan negara,” ujarnya.
Baca Juga : Diduga Jalankan Bisnis Internet Ilegal di Muna, Pengelola Disebut Tak Kantongi Izin
Selain Anwar, sejumlah tokoh turut terlihat hadir di Istana, di antaranya mantan Menko PMK Pratikno, mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pengusaha Jusuf Hamka, mantan Kepala BIN Budi Gunawan, Yusuf Wanandi, dan Dato Sri Tahir.
Pratikno membenarkan kehadirannya untuk menghadiri pelantikan Wantimpres. Namun, ia mengaku belum mengetahui posisi yang akan diembannya.
“Iya ini saya diundang untuk pelantikan apa, Wantimpres,” ujar Pratikno.
Saat ditanya mengenai kabar dirinya akan menjadi Ketua Wantimpres, Pratikno menjawab, “Ya nanti kita lihat, saya belum memperoleh salinan Keppres.”












