Nusawarta.id, Hulu Sungai Tengah — Sebuah musibah kebakaran terjadi pada Selasa (20/05/2025) siang, di Jalan Kandang Sari, Desa Barikin, RT 004 / RW 002, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.
Api dengan cepat melalap satu unit rumah milik warga atas nama Sabran. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu tersebut terbakar habis, menyebabkan kerugian total. Rumah tersebut dihuni oleh satu Kepala Keluarga dengan dua jiwa. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Informasi kebakaran ini pertama kali diterima oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan kode panggilan 014. Salah satu saksi dan pelapor di lokasi adalah anggota komunitas radio Yengki Delta Seven India Golok Cera, yang langsung berada di Tempat Kejadian Musibah (TKM).
Baca Juga Debit Air Sungai di HST Meningkat, Warga Diimbau Waspada Banjir
Beruntung, respons cepat dari tim pemadam kebakaran Balakar 654 Murakata Barabai berhasil mencegah api merembet ke rumah-rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut. Upaya sigap dan tanggap mereka mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan para pemangku kepentingan daerah.
Ucapan terima kasih dan penghargaan diucapkan oleh perwakilan BPBD Kab. HST, Akhmad Apandi.
“Saya mewakili Pemerintah Daerah HST, jajaran pimpinan Balakar 654 Murakata Barabai, keluarga besar ORARI lokal, serta warga Jalan Kandang Sari RT 004 RW 002, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respon cepat dan kerja keras dari Barisan Pemadam Kebakaran 654 Murakata Barabai. Berkat dedikasi dan kerja sama semua pihak, dampak kebakaran dapat diminimalisir,” ungkap Akhmad.
PIhaknya juga memohon maaf apabila terdapat kekhilafan dalam penyampaian informasi oleh tim TRC 06 BPBD Hulu Sungai Tengah (kode panggilan Yengki Bravo Seven Kilo 5 Suluh). Ia menyadari bahwa manusia tidak luput dari kesalahan, dan kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Baca Juga Kebakaran di Desa Batu Tangga HST, Hanguskan Satu Rumah Warga
“Semoga segala bentuk bantuan, kerja sama, dan ketulusan yang diberikan dalam penanganan musibah ini menjadi amal ibadah yang mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT ” tutupnya. (Zak/Red)












