Nusawarta.id, Jawa Tengah – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menyalurkan bantuan kedaruratan bagi warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bantuan logistik tersebut dikirim dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari respons awal penanganan bencana.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan, Kemensos terus memantau perkembangan situasi di lapangan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Sebagai respons penanganan bencana angin puting beliung di Karanganyar, Kemensos telah mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak dan memantau terus perkembangan di lapangan,” ujar Gus Ipul, Kamis (22/1/2026).
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, 100 lembar kasur, 75 lembar tenda gulung, 100 paket family kit, serta 50 paket kids ware. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, khususnya warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga : Wakil Ketua MPR RI Apresiasi Kemensos Akselerasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo
Selain penyaluran logistik, petugas Kemensos bersama personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta instansi terkait lainnya turut melakukan asesmen dampak bencana.
Mereka juga terlibat dalam proses evakuasi warga dan pembersihan puing-puing bangunan serta fasilitas umum yang rusak akibat terjangan angin kencang.
Pemerintah daerah setempat juga telah menyalurkan bantuan kedaruratan berupa sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan tambahan. Berdasarkan data sementara, bencana ini berdampak pada 75 kepala keluarga dengan total 41 rumah mengalami kerusakan.
Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun luka-luka. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat untuk sementara mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat.
Peristiwa angin puting beliung terjadi pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.45 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 17.00 WIB dengan durasi sekitar lima menit. Empat desa terdampak, yakni Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Domplang, serta sebagian wilayah Desa Gerdu.
Angin kencang tersebut menyebabkan atap rumah warga beterbangan, tembok bangunan ambrol, serta puluhan kios di Pasar Karangpandan mengalami kerusakan. Material bangunan, sampah, dan barang dagangan pedagang sempat beterbangan akibat kuatnya hembusan angin.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan.












