Pemkab Tanah Bumbu Gelar Bimbingan Teknis Manajemen Risiko Sektor Publik 2025

  • Bagikan
Sekda Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati menyampaikan sambutan saat pembukaan Bimtek Manajemen Risiko Sektor Publik Pemkab Tanah Bumbu Tahun 2025 di Banjarbaru. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanah Bumbu) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko Sektor Publik Tahun 2025. Kegiatan yang digelar pada hari Jumat (19/12/2025) di Banjarbaru ini diikuti oleh berbagai jajaran aparatur pemerintah daerah, termasuk staf ahli, asisten, pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta aparatur lainnya di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui perwakilannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati. Dalam sambutannya, Sekda Yulian menekankan pesan Bupati Andi Rudi terkait pentingnya manajemen risiko sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

“Dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan program, pengelolaan keuangan, maupun pelayanan publik, terdapat berbagai potensi risiko yang harus dikelola secara sistematis,” ujar Sekda Yulian.

Ia menambahkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terstruktur tidak hanya memperkuat sistem pengendalian intern pemerintah, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan risiko di seluruh perangkat daerah.

Baca Juga : Pemkab Tanah Bumbu Sosialisasikan Percepatan Sertifikasi Aset dan Dukungan Program Tiga Juta Rumah

Sebagai bagian dari Bimtek, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, Ayi Riyanto, hadir sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, Ayi membahas secara mendalam mengenai konsep dasar manajemen risiko, tahapan implementasi, hingga praktik terbaik dalam penerapannya di sektor publik.

Materi ini diharapkan dapat membekali peserta agar mampu mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, serta pelaksanaan program di masing-masing SKPD.

Penyelenggaraan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tanah Bumbu untuk membangun pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai mitigasi risiko, aparatur diharapkan dapat menjalankan peranannya secara profesional, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Tanah Bumbu terus meningkat.

Baca Juga : Bupati Andi Rudi Latif Pimpin Upacara Hari Bela Negara ke-77 di Tanah Bumbu

Kegiatan Bimtek ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur serta meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, demi terciptanya pelayanan publik yang aman, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga  Pemkab Tanah Bumbu Serahkan LKPD 2024 ke BPK, Wujud Transparansi dan Akuntabilitas
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *