Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mulai mempersiapkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 sebagai panduan arah pembangunan lima tahun ke depan. Dalam rangka itu, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif atau yang akrab disapa Bang Arul, membuka kegiatan Audensi Kebijakan Percepatan Pembangunan Daerah di Hotel Ebony Batulicin, Selasa (10/3/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati H. Bahsanuddin, Sekretaris Daerah H. Ambo Sakka, para kepala SKPD, camat se-Kabupaten Tanah Bumbu, serta tim percepatan pembangunan yang menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Syarifuddin Kadir, M.Si.
Dalam sambutannya, Bang Arul menegaskan bahwa RPJMD 2025-2030 akan berfokus pada percepatan pembangunan yang selaras dengan visi nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya menyusun strategi yang konkret dan terukur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah program prioritas yang akan menjadi acuan dalam penyusunan RPJMD antara lain:
1. Pendidikan: Peningkatan fasilitas sekolah dan pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.
2. Peningkatan SDM: Kerja sama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha untuk mencetak tenaga kerja yang siap pakai.
3. Infrastruktur: Pembangunan dan konektivitas jalan, jembatan, serta layanan kesehatan.
4. Pelayanan Kesehatan: Pemenuhan tenaga medis dan fasilitas kesehatan guna meningkatkan akses layanan masyarakat.
5. Pengentasan Kemiskinan: Fokus pada pengurangan kemiskinan ekstrem serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
6. Perekonomian: Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, peningkatan investasi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
7. Tata Kelola Pemerintahan: Reformasi perencanaan dan keuangan daerah berbasis digital melalui smart government.
Bang Arul berharap seluruh SKPD dapat segera menyusun rencana strategis masing-masing agar sejalan dengan RPJMD yang akan ditetapkan.
“RPJMD ini harus menjadi pedoman yang jelas bagi kita semua dalam menjalankan program pembangunan. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi demi kemajuan Tanah Bumbu yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, menekankan bahwa audensi ini bertujuan untuk mengakomodasi berbagai masukan guna memastikan RPJMD yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Audensi ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 13 Maret 2025, sebagai langkah awal dalam finalisasi dokumen RPJMD yang akan menjadi dasar pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu hingga tahun 2030. (Ma/Red)












