Nusawarta.id, Balangan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peluncuran program unggulan “Beasiswa Balangan Unggul 1.000 Sarjana.” Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan luas bagi generasi muda Balangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan bahwa program ini bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas dan kompetensi global. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang berlangsung di Balangan, ia mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat terhadap program ini.
“Program Beasiswa Balangan Unggul 1.000 Sarjana ini tidak hanya mencakup pendidikan strata satu (S1), tetapi juga strata dua (S2) dan tiga (S3). Bahkan, pemerintah siap mendanai lebih dari 1.000 penerima beasiswa, sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Abdul Hadi.
Tak hanya itu, Pemkab Balangan juga merencanakan program inovatif berupa magang kerja internasional ke Australia, yang akan dimulai pada 2024. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman global kepada lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat, dengan cakupan biaya kuliah, biaya hidup, asuransi kesehatan, dukungan akademik, hingga pengalaman magang di industri profesional.
Kolaborasi Internasional
Bupati Abdul Hadi mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Balangan, Sekolah Vokasi Indonesia, dan pemerintah Australia. “Kolaborasi ini bertujuan menyediakan akses pendidikan vokasi berkualitas sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Sosialisasi mengenai beasiswa ini telah dimulai sejak Maret 2024, dengan masa pendaftaran berlangsung hingga awal April. Saat ini, program beasiswa internasional ini masih menunggu pengesahan Peraturan Bupati (Perbup) untuk implementasinya.
Syarat dan Target Beasiswa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, H. Abiji, menjelaskan bahwa beasiswa ini mensyaratkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0 untuk kampus swasta dan 2.4 untuk kampus negeri. “Persyaratan ini diberlakukan agar penerima beasiswa tetap fokus pada pencapaian akademik,” ungkap Abiji.
Beasiswa Balangan Unggul 1.000 Sarjana akan dibiayai sepenuhnya oleh Pemkab Balangan, termasuk bagi mahasiswa yang mengambil jurusan dengan biaya tinggi, seperti kedokteran. Anggaran program ini mencapai Rp 30 miliar untuk penerima beasiswa dalam negeri dan Rp 5 miliar untuk luar negeri.
Antusiasme Masyarakat
Sejauh ini, lebih dari 2.400 pelajar telah mendaftar program ini. Hal ini menunjukkan betapa besar kebutuhan dan keinginan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
“Dengan program ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelajar Balangan, meskipun memiliki keterbatasan ekonomi, dapat mengejar cita-citanya melalui pendidikan tinggi,” pungkas Abdul Hadi.
Program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Kabupaten Balangan dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi era modernisasi. (San/Red)












