Pramono Percepat Pembangunan Ulang SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Target Dimulai September

  • Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di SDN 09 Kebayoran Lama (foto:inilah.com/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan percepatan pembangunan ulang SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 tanpa menunggu siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahunan. Keputusan tersebut diambil setelah kondisi bangunan sekolah viral di media sosial dan mendapat sorotan publik.

Saat meninjau lokasi, Jumat (24/7/2026), Pramono mengaku baru mengetahui kondisi kerusakan sekolah dari informasi yang beredar di media sosial. Ia pun menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan pemerintah bergerak cepat menangani persoalan tersebut.

“Saya memang baru pertama kali tahu dan saya minta maaf. Tetapi dalam mengambil keputusan, pasti kita ambil dengan cepat,” ujar Pramono.

Baca Juga : Puan Maharani: Anak Indonesia Harus Bebas dari Bullying

Menurutnya, jika pembangunan menunggu APBD reguler, proyek baru dapat direalisasikan pada tahun depan karena harus melalui proses pembahasan anggaran. Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menggunakan skema pendanaan melalui kombinasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan APBD Perubahan agar pembangunan dapat dimulai tahun ini.

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menjadi satu dari empat sekolah yang diprioritaskan untuk dibangun kembali dengan alokasi anggaran sebesar Rp48,1 miliar.

Pramono menjelaskan, sebelumnya terdapat 22 sekolah yang direncanakan menjalani renovasi pada 2026. Namun, akibat efisiensi anggaran dan pemotongan dana bagi hasil (DBH), hanya tujuh sekolah yang semula masuk dalam daftar pelaksanaan. Setelah mencuatnya kasus SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Pemprov DKI menambah empat sekolah prioritas sehingga total 11 sekolah akan ditangani pada tahun ini.

Ia menargetkan pembangunan fisik dimulai paling lambat September 2026 setelah seluruh proses administrasi, seperti penghapusbukuan aset dan penunjukan kontraktor, selesai pada Agustus.

“September sudah harus mulai dibangun. Saya tidak mau pembangunan ini tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh,” tegasnya.

Baca Juga : MUI: AI Tak Bisa Gantikan Peran Ulama dalam Belajar Agama

Selain mempercepat pembangunan, Pemprov DKI Jakarta juga akan membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mengevaluasi kondisi sekolah-sekolah lain serta mencegah kejadian serupa. Pengawasan proyek nantinya tidak hanya dilakukan oleh Dinas Pendidikan, tetapi juga melibatkan dinas teknis seperti Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan serta Dinas Bina Marga.

Baca Juga  Pramono Anung Klarifikasi Program “Mudik ke Jakarta”, Bukan Mengajak Warga Luar Datang ke Ibu Kota

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dipindahkan sementara dengan bergabung ke SD Negeri 11 yang berada di lokasi yang sama.

Pramono menegaskan, percepatan pembangunan sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan fasilitas pendidikan yang aman, layak, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *