Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Bakal Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Besaran Pemangkasan Masih Dikaji

  • Bagikan
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang untuk membahas rencana efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis atau Jumat pekan ini dengan fokus mengevaluasi kebutuhan anggaran program untuk tahun berjalan maupun tahun anggaran 2027.

Purbaya mengatakan, hingga saat ini pemerintah masih menunggu pemaparan dari BGN terkait kondisi anggaran serta ruang efisiensi yang dapat dilakukan tanpa mengganggu pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.

“Untuk BGN itu kami masih menunggu informasi dari Ketua BGN. Kalau enggak salah Kamis atau Jumat saya akan ketemu beliau untuk melihat seperti apa sih anggaran tahun ini maupun anggaran tahun depan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga : KPK: Bupati Lombok Barat Diduga Terima Alphard, iPhone 17 Pro hingga Sepatu Hermes dalam Kasus Suap Proyek Air Bersih

Menurutnya, pembahasan tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan skema pengalokasian anggaran MBG ke depan. Namun, ia belum bersedia mengungkapkan besaran pengurangan anggaran yang akan diterapkan karena proses pembahasan masih berlangsung.

Purbaya juga belum mengonfirmasi kabar yang menyebut anggaran Program MBG pada 2027 akan turun menjadi sekitar Rp174 triliun. Ia menegaskan keputusan terkait besaran anggaran masih menunggu hasil pembahasan bersama BGN.

“Mengenai Rp170 triliun segala macam itu kita masih tunggu,” katanya.

Rencana evaluasi anggaran ini menjadi sorotan karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan kelompok rentan. Oleh sebab itu, pemerintah memastikan setiap penyesuaian anggaran akan mempertimbangkan keberlangsungan layanan dan efektivitas pelaksanaan program.

Baca Juga  Kasus Korupsi BGN Dinilai Tak Ganggu MBG, Pengamat: Tangkap ‘Tikusnya’, Jangan Bakar ‘Lumbungnya’

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, telah mengonfirmasi bahwa BGN tengah melakukan efisiensi atau refocusing anggaran sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah.

“Ya benar, kami sedang melakukan efisiensi atau refocusing anggaran. Angka pastinya menyusul,” ujar Agustina di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga : BGN Jamin Pengadaan MBG Lebih Transparan, Mantan Auditor BPKP Pimpin Sistem Pengawasan

Meski demikian, Agustina belum bersedia memaparkan rincian langkah efisiensi yang sedang disusun lembaganya. Ia menegaskan seluruh kebijakan, termasuk besaran anggaran yang akan disesuaikan serta dampaknya terhadap pelaksanaan Program MBG, akan diumumkan kepada publik setelah proses pembahasan rampung.

“Nah, itu nanti dulu ya. Detailnya nanti kalau sudah siap, kami konferensi pers,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembahasan antara Kementerian Keuangan dan BGN dapat menghasilkan formulasi anggaran yang lebih efektif sekaligus menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Hasil pertemuan tersebut diperkirakan akan menjadi acuan dalam penyusunan pagu anggaran BGN pada APBN 2027 sekaligus memberikan kepastian terkait besaran dana yang akan dialokasikan untuk program unggulan tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *