DPRD: Jangan Banyak Janji, Buktikan Jakarta Layak Jadi Kota Global

  • Bagikan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (21/6/2026). (Foto: Antara/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Ambisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membawa ibu kota masuk dalam 60 besar kota global dunia dinilai harus dibarengi dengan pembuktian nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, mengatakan target peningkatan peringkat kota global tidak cukup hanya diwujudkan melalui target dan seremoni. Menurutnya, menjelang usia lima abad, Jakarta perlu menunjukkan perubahan konkret dalam kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

“500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya,” kata Pantas, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai momentum menuju usia 500 tahun seharusnya menjadi titik balik bagi Jakarta untuk menghadirkan kemajuan yang lebih nyata. Peningkatan posisi dalam jajaran kota global, lanjutnya, hanya akan memiliki makna apabila disertai perbaikan riil di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, ruang terbuka hijau hingga fasilitas publik yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga : Menuju Usia Lima Abad, Pramono Ajak Warga Optimistis Songsong Jakarta Kota Global

Pantas juga mengapresiasi sejumlah proyek pembangunan yang telah rampung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Menurutnya, penambahan taman dan berbagai fasilitas publik akan memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi, tentu baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada tahap peresmian atau sekadar menjadi agenda seremonial. Pantas menilai masyarakat lebih membutuhkan hasil kerja yang nyata dibandingkan janji-janji pembangunan yang belum terealisasi.

“Tidak perlu ingar-bingar mengumumkan akan membangun sesuatu. Yang penting kerja nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Komisi V DPR Ingatkan Pemerintah Tidak Naikkan Tarif Tol Jelang Libur Nataru 2025–2026

Pantas menegaskan pihaknya mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk meningkatkan posisi Jakarta sebagai kota global. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan pembangunan harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga : Kasus Korupsi BGN Dinilai Tak Ganggu MBG, Pengamat: Tangkap ‘Tikusnya’, Jangan Bakar ‘Lumbungnya’

Menurutnya, keberhasilan Jakarta sebagai kota global tidak hanya diukur dari peringkat internasional, tetapi juga dari sejauh mana kualitas hidup warga meningkat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Pembangunan harus tetap berpijak pada kepentingan publik, bukan sekadar pencitraan atau ambisi peringkat semata,” katanya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *