Nusawarta.id, Banjarbaru – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan Pemungutan dan Perhitungan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru yang digelar pada Sabtu, 19 April 2025. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi menjaga keamanan, ketertiban, dan netralitas dalam proses demokrasi tersebut.
Melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., Irjen Pol Rosyanto menyatakan bahwa pelaksanaan PSU berjalan dalam suasana damai, tertib, dan kondusif berkat sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, PSU di Banjarbaru berjalan dengan tertib dan kondusif. Ini berkat sinergi semua pihak yang menjaga netralitas, keamanan, dan ketertiban, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (20/4/2025).
Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi erat antara TNI, Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pemerintah Daerah, serta peran aktif masyarakat. Semua pihak, menurutnya, telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas dan ketenangan selama proses pemungutan suara ulang.
“Polda Kalsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah menjaga proses ini tetap berjalan sesuai aturan, damai, dan aman,” lanjutnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengapresiasi kesadaran warga Banjarbaru yang tetap tenang dan tertib, serta menjunjung tinggi prinsip demokrasi.
“Partisipasi aktif masyarakat dan komitmen untuk mematuhi peraturan menjadi kunci utama suksesnya PSU ini. Kami bangga dengan kedewasaan politik yang ditunjukkan oleh warga Banjarbaru,” tambahnya.
PSU Pilwalkot Banjarbaru digelar sebagai tindak lanjut atas putusan hukum yang mengharuskan dilakukannya pemungutan suara ulang di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selama pelaksanaan, aparat gabungan dikerahkan untuk menjaga stabilitas dan mencegah potensi gangguan. Hingga tahapan berakhir, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa insiden yang berarti.
Keberhasilan pelaksanaan PSU ini sekaligus mencerminkan kesiapan daerah dalam menjaga kualitas demokrasi serta membuktikan bahwa kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat adalah fondasi utama dalam menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas. (Jau/Red)












