Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan bahwa proyek pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian PU akan terus berjalan. Proyek-proyek tersebut ditargetkan rampung sesuai rencana meski kini perencanaan IKN berada sepenuhnya di bawah Otorita IKN.
“Tetap kami selesaikan. PR kami yang belum selesai, diselesaikan,” ujar Dody saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat, (3/10).
Dody menegaskan bahwa pihaknya hanya menyelesaikan proyek-proyek yang sudah dikontrakkan sebelumnya, khususnya yang menggunakan skema Kontrak Tahun Jamak atau Multi Years Contract (MYC).
Baca Juga : DKI Jakarta Jalin Kerja Sama Ketahanan Pangan dengan Lima Daerah
“Secara desain keseluruhan, kan, sudah ada Otorita. Otorita akan menerjemahkan apa yang dimaksud oleh Perpres itu. Kami cuma menyelesaikan sisa proyek yang belum kami selesaikan,” jelasnya.
Sejumlah proyek strategis yang tengah diselesaikan Kementerian PU melalui skema MYC antara lain pembangunan Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, hunian ASN, serta jalan tol Balikpapan–IKN. Seluruhnya ditargetkan rampung pada akhir 2025.
Sementara itu, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025, pemerintah menegaskan percepatan pembangunan IKN sebagai salah satu prioritas nasional. IKN ditargetkan berfungsi penuh sebagai ibu kota politik pada 2028.
Baca Juga : Menteri Brian Dorong Perguruan Tinggi Aktif Lakukan Riset Terapan Berbasis Industri
Sebagai langkah awal, diperkirakan antara 1.700 hingga 4.100 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dipindahkan ke IKN dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan penyediaan infrastruktur dasar yang memadai.












