Tarif Transportasi Rp1 Disambut Antusias, Warga Minta Armada Ditambah

  • Bagikan
Bus TransJakarta di kawasan PIK2. (Foto: tangkapan layar ASG/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Kebijakan tarif Rp1 untuk transportasi umum yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Meski demikian, pengguna berharap adanya penambahan armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama program berlangsung

Promo tarif Rp1 berlaku pada 22, 27, dan 28 Juni 2026 untuk seluruh layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan kartu uang elektronik maupun aplikasi pembayaran yang telah ditentukan.

Salah seorang pengguna, Yudha Kurnanto (36), warga Lebak Bulus, mengaku sangat terbantu dengan adanya kebijakan tersebut saat menggunakan MRT Jakarta dan Transjakarta.

“Ini sangat membantu, biasanya biaya transportasi bisa belasan ribu, sekarang cuma Rp1. Jadi lebih hemat dan praktis,” kata Yudha saat ditemui di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Meski mengapresiasi kebijakan tersebut, Yudha menilai jumlah penumpang meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, terutama pada jam sibuk.

“Tadi cukup padat, terutama saat pindah moda. Menurut saya, kalau ada program seperti ini lagi, armadanya perlu ditambah supaya lebih nyaman,” ujarnya.

Baca Juga : Ketua DPRD DKI: Kenaikan Peringkat Jakarta sebagai Kota Global Harus Diikuti Peningkatan Layanan Publik

Hal serupa disampaikan Dita Anggraeni (28), warga Bojonggede, yang memanfaatkan Transjakarta untuk menuju pusat kota. Menurutnya, tarif Rp1 sangat membantu meringankan pengeluaran transportasi sehari-hari.

“Lumayan banget, apalagi kalau dipakai untuk aktivitas rutin. Pengeluaran transportasi jadi jauh lebih ringan,” tutur Dita.

Namun, ia juga merasakan peningkatan kepadatan di halte maupun di dalam bus selama program berlangsung.

“Memang lebih ramai dari biasanya. Masih tertib, tapi akan lebih nyaman kalau armadanya ditambah, terutama di jam-jam sibuk,” ucapnya.

Baca Juga  Pemprov DKI Gratiskan Wisata dan Transportasi Umum pada 22, 27, dan 28 Juni

Meski terdapat catatan terkait kepadatan penumpang, para pengguna menilai program tarif Rp1 berhasil mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik.

Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus upaya Pemprov DKI meningkatkan minat masyarakat terhadap penggunaan transportasi umum melalui kemudahan akses dan tarif yang terjangkau.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kebijakan tarif Rp1 tidak hanya berlaku bagi warga ber-KTP DKI Jakarta, tetapi juga seluruh pemegang KTP Republik Indonesia.

Baca Juga : 65 Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, KKP Siapkan 1.369 Lokasi Baru hingga Akhir 2026

“Awalnya hanya untuk KTP Jakarta. Tapi setelah menerima banyak masukan dari masyarakat sekitar seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, hingga daerah lain, akhirnya diputuskan untuk seluruh KTP Indonesia,” kata Pramono, Jumat (26/6/2026).

Selain menghadirkan tarif transportasi murah, Pemprov DKI Jakarta juga menggratiskan sejumlah destinasi wisata selama perayaan HUT Jakarta. Sejumlah lokasi seperti Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Nasional, serta museum-museum di Jakarta dibuka tanpa biaya sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ibu kota.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *