Nusawarta.id, Banjarmasin – Gerakan kewirausahaan pemuda di Kalimantan Selatan memasuki fase baru. Dewan Pengurus Wilayah Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kalsel resmi melantik jajaran pengurus periode 2025-2028 dalam sebuah seremoni khidmat di ballroom POP Hotel Banjarmasin, Kamis (4/12).
Pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda penguatan komitmen dalam membangun ekosistem kewirausahaan pemuda di Banua. Acara turut dihadiri pengurus FKP, perwakilan organisasi usaha, instansi pemerintah, dan tamu undangan, menjadikannya wadah kolaborasi baru bagi pemberdayaan ekonomi generasi muda.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Miftahul Chair, hadir memberikan sambutan sekaligus dukungan terhadap kepengurusan yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, Chair menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis di tengah cepatnya perkembangan teknologi, digitalisasi, dan munculnya pola ekonomi baru.
“Pemuda tidak hanya dituntut untuk siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Di sinilah peran FKP menjadi sangat strategis,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Kalimantan Selatan memiliki beragam potensi unggulan—mulai dari UMKM, pertanian, perikanan, ekonomi kreatif hingga peluang hilirisasi sumber daya alam—yang membutuhkan sentuhan kreativitas dan inovasi anak muda agar mampu bersaing.
Pemprov Kalsel, lanjutnya, akan terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi tumbuhnya usaha baru. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk FKP sebagai wadah strategis yang dekat dengan komunitas pemuda.
“Tidak ada wirausaha yang sukses tanpa menghadapi tantangan. Dengan komunitas yang kuat, para pemuda akan memiliki modal mental yang jauh lebih besar,” harap Chair.
Ia juga mendorong FKP membangun organisasi yang disiplin, transparan, kolaboratif, serta memperluas jaringan dengan dunia usaha, perguruan tinggi, perbankan, dan institusi lainnya.
Sebelum pelantikan, FKP Kalsel menggelar rangkaian kegiatan pada 2–3 Desember 2025 dengan menghadirkan berbagai perusahaan untuk memperkuat sinergi wirausaha muda. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen kolaborasi jangka panjang.
Adapun perusahaan yang terlibat dalam pemberian materi dan MoU, yaitu:
- PT Hasnur Group
- Perumda Pasar Baiman
- Koperasi Bhakti Persada Nusantara
- Restu Guru Group
- BUMN Perikanan KalselTeng
- CV Dermawan
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
- PT Megatech Mediantara Network
- PT Bangun Banua
- PT Bina Profesional Nusantara
Kerja sama ini diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi pemuda untuk berkolaborasi, memperdalam pengetahuan bisnis, serta mendapatkan peluang pasar baru.
Ketua FKP Kalsel, Arisandi Hidayatullah, menegaskan bahwa pelantikan Pengurus Periode 2025-2028 dan seluruh rangkaian kegiatan merupakan komitmen FKP untuk memajukan dunia kewirausahaan pemuda di Banua.
“FKP ingin memastikan pemuda tidak hanya memiliki semangat berwirausaha, tetapi juga mendapatkan akses pengetahuan, mentoring, dan jejaring. MudaPreneur Meet Up Industry kami dedikasikan sebagai ruang tumbuh bagi entrepreneur muda di Kalsel,” ujarnya.
Baca Juga : DPP FKP dan Kemenpora Sukses Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional
Ia menjelaskan, pada tahun ini FKP Kalsel akan memperluas pola pendampingan bagi anggota meliputi peningkatan kapasitas, pembukaan akses pasar, kolaborasi lintas daerah, hingga peluang kemitraan bisnis.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru serta diperkuatnya kerja sama lintas sektor, FKP Kalsel berharap mampu menjadi motor penggerak lahirnya lebih banyak wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.












