Menkeu Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026, Genjot Stimulus Transportasi Lebaran

  • Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,6 persen. Untuk mengejar target tersebut, pemerintah mengakselerasi belanja negara dan menggulirkan berbagai stimulus sejak awal tahun, termasuk pemberian diskon tarif transportasi selama periode mudik Lebaran.

“Kita kasih diskon itu agar menggeret perekonomian. 5,6 persen kira-kira,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Menurut Purbaya, momentum Lebaran menjadi salah satu pengungkit utama aktivitas ekonomi pada awal tahun. Peningkatan mobilitas masyarakat diyakini dapat mempercepat perputaran uang di daerah, mendorong konsumsi rumah tangga, serta menopang pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa total anggaran stimulus transportasi selama periode libur hari besar nasional tahun ini mencapai Rp911,16 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBN maupun non-APBN.

“Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga : Menkeu Akui Sering Ditegur Presiden soal Kebocoran Pajak dan Bea Cuka

Stimulus tersebut mencakup berbagai moda transportasi darat, laut, dan udara. Untuk angkutan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan 14–29 Maret 2026. Program ini menargetkan sebanyak 1,2 juta penumpang.

“Sekali lagi (diskon) 30 persen dari harga tiket targetnya 1,2 juta penumpang,” kata Airlangga.

Sementara itu, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) juga memberikan diskon 30 persen bagi perjalanan kapal laut pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target 445 ribu penumpang.

Baca Juga  Menkeu Minta Kepala Daerah Percepat Belanja APBD 2025

Untuk angkutan penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon tarif sebesar 100 persen untuk jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026. Program ini menargetkan 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

“Demikian pula angkutan penyeberangan ASDP tanggal 12–31 Maret diskon tarif 100 persen dari jasa ke pelabuhan. Targetnya adalah 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang,” ujarnya.

Baca Juga : Airlangga Bangga Pertumbuhan Ekonomi 2025 Lampaui Sejumlah Negara, Menkeu Purbaya Akui Belum Sesuai Target

Adapun untuk transportasi udara, pemerintah menyiapkan diskon sebesar 17–18 persen bagi penumpang kelas ekonomi rute domestik pada 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

“Untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri targetnya 3,3 juta penumpang,” tutur Airlangga.

Pemerintah berharap rangkaian stimulus ini mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi pada awal tahun, sehingga target 5,6 persen pada kuartal I 2026 dapat tercapai.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *