Nusawarta.id, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh nasional, serta jajaran Kabinet Merah Putih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama para menteri kabinet. Kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjadi perhatian dalam peringatan tahun ini. Megawati yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tampak mengenakan kebaya bernuansa merah dan putih.
Selain Megawati, Wakil Presiden ke-10 dan ke-13 RI Jusuf Kalla juga hadir dalam upacara tersebut. Jusuf Kalla terlihat duduk bersebelahan dengan Megawati. Keduanya mengenakan seragam BPIP bersama tamu undangan lainnya.
Baca Juga : KPK Segera Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji
Upacara peringatan Harlah Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa di tengah dinamika global dan tantangan kebangsaan yang terus berkembang.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Kedatangannya disambut tiupan terompet sebelum upacara dimulai pada pukul 10.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengenakan jas hitam dipadukan dengan dasi berwarna biru muda.
Upacara dipimpin Komandan Upacara Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, sementara Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa bertindak sebagai Perwira Upacara. Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta upacara.
Setelah itu, Presiden Prabowo selaku inspektur upacara memimpin Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Suasana berlangsung penuh khidmat dengan seluruh peserta berdiri tegap mengikuti rangkaian acara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga persatuan nasional. Kehadiran para tokoh lintas generasi, termasuk Megawati dan Jusuf Kalla, dinilai mencerminkan semangat persatuan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara.
Baca Juga : Menkeu Purbaya Ajak Jajaran Kemenkeu Jadikan Pancasila Pedoman Kelola Keuangan Negara
Selain jajaran pemerintahan, upacara tersebut juga dihadiri unsur TNI-Polri, pimpinan lembaga negara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Pemerintah berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.












