Satpol PP DKI Kerahkan 1.790 Personel, Perkuat Patroli 24 Jam Selama Libur Idul Adha

  • Bagikan
Anggota Satpol PP yang sedang melaksanakan apel di markasnya (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memperketat pengamanan selama periode libur Idul Adha 2026 dengan mengerahkan sekitar 1.790 personel setiap hari untuk melakukan patroli selama 24 jam di seluruh wilayah ibu kota. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan yang meningkat saat banyak warga meninggalkan rumah untuk berlibur.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan ribuan personel tersebut disebar secara bergantian agar pengawasan dan pengamanan dapat berlangsung tanpa henti selama masa libur panjang.

“Kalau kita setiap hari menerjunkan sekitar 1.790 personel, nanti secara berjenjang berganti-gantian untuk melaksanakan pengamanan,” ujar Satriadi, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, kawasan permukiman menjadi fokus utama pengamanan karena banyak rumah yang berpotensi ditinggalkan pemiliknya selama libur Idul Adha. Selain itu, petugas juga disiagakan di sejumlah titik keramaian guna mencegah gangguan ketertiban umum dan menjaga keamanan masyarakat.

Baca Juga : DPRD DKI Desak Pemprov Percepat Penataan Kabel Semrawut di Jakarta

Untuk memperkuat pengawasan, Satpol PP menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat wilayah agar meningkatkan koordinasi dengan aparat kelurahan, TNI, Polri, serta pengurus RT dan RW. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemantauan lingkungan sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi tindak kriminal.

“Kami minta dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman,” kata Satriadi.

Selain menyiagakan personel dalam jumlah besar, Satpol PP juga meningkatkan frekuensi patroli di lapangan. Jika pada hari biasa patroli dilakukan satu kali, selama periode libur Idul Adha patroli ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali dalam sehari.

Satriadi menegaskan bahwa patroli tidak hanya dilakukan secara formalitas, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap keamanan lingkungan. Petugas diminta aktif berinteraksi dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi wilayah secara langsung.

Baca Juga  Kesiapsiagaan Nasional: Bontang Jadi Tuan Rumah Apel Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas 2025

“Patroli harus berkualitas, tidak hanya sekadar lewat, tapi menyapa warga dan memastikan kondisi lingkungan aman,” tegasnya.

Baca Juga : Sopir Diduga Mengantuk, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Mobil Anggota DPR Gus Hilman di Tol Pasuruan–Probolinggo

Di samping kawasan permukiman, pengamanan juga difokuskan pada sejumlah lokasi wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan jumlah pengunjung setelah perayaan Idul Adha. Kehadiran petugas di lokasi-lokasi tersebut ditujukan untuk menjaga ketertiban, mengantisipasi gangguan keamanan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan masa liburan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap penguatan patroli dan pengamanan yang dilakukan Satpol PP dapat menekan potensi kejahatan selama libur Idul Adha. Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur keagamaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *