Dua Proyek Strategis Kalsel Dilirik Investor Jepang di World Expo Osaka

  • Bagikan
Plh. Sekda Kalsel sekaligus Ketua RIRU Intan Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyambut baik penandatanganan LOI dengan investor Jepang untuk proyek budidaya ikan bandeng dan pengolahan limbah B3 di Kalsel. (Foto: Mc Kalsel/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Banjarbaru Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyambut baik ketertarikan investor asal Jepang terhadap proyek pengelolaan budidaya ikan bandeng dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayahnya. Ketertarikan tersebut muncul usai kegiatan promosi investasi yang digelar di Osaka, Jepang, dalam rangkaian World Expo 2025.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, yakni untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen dan memperkuat ketahanan pangan.

Dalam kegiatan promosi tersebut, investor Jepang menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk dua proyek utama, yaitu budidaya ikan bandeng terintegrasi dengan industri pengalengan serta pengolahan limbah B3 rumah sakit di Kalsel. Penandatanganan LOI ini menjadi langkah awal kerja sama konkret antara kedua pihak.

Baca Juga Kepala Daerah Diminta Percepat Revisi RTRW Demi Dorong Investasi dan Ketahanan Pangan

Ketua Regional Investor Relations Unit (RIRU) Intan Kalsel menyebutkan bahwa promosi investasi di Osaka difokuskan pada sektor-sektor strategis, seperti energi hijau, agroindustri berkelanjutan, hilirisasi pangan, serta pengembangan teknologi digital. Terdapat 10 proyek berkelanjutan yang diperkenalkan dan menjadi daya tarik utama bagi investor global.

Acara forum bisnis ini dilangsungkan secara luring di Paviliun Indonesia pada World Expo 2025 Osaka dan dihadiri sejumlah investor utama Jepang. Acara dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Imam Soejoedi.

Baca Juga Doktor FTUI Tawarkan Model Bisnis Revolusioner untuk Optimalkan Investasi Jalan Tol

Forum ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Bank Indonesia Special Week” yang berlangsung pada 5–18 Mei 2025, dengan tajuk “Sustainable Growth Through Connectivity: Unlocking Indonesia’s Green Investment Opportunities”.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fadjar Majardi, menyatakan bahwa ketertarikan investor Jepang terhadap proyek-proyek Kalsel merupakan awal yang menjanjikan. Ia menegaskan bahwa RIRU Intan Kalsel akan terus mengawal proses realisasi LOI tersebut dan memperkuat promosi ke berbagai negara, termasuk Jepang, Tiongkok, negara-negara ASEAN, Inggris, dan Amerika Serikat.

Baca Juga  Wali Kota Banjarbaru Tambah Satu Raperda Prioritas Untuk Tahun 2024, Ini Tujuannya !

“Dukungan ini sangat penting demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kalsel yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” tutup Fadjar. (San/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *