Nusawarta.id, Jakarta — Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke kawasan wisata Aloha PIK untuk meninjau kesiapan destinasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas capaian Aloha PIK yang meraih penghargaan 2nd Place Toilet Bersih Nasional 2025 dalam ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025, Rabu (24/12/2025).
Penghargaan tersebut merupakan pengakuan nasional atas komitmen Aloha PIK dalam menghadirkan fasilitas toilet umum yang bersih, nyaman, higienis, serta memenuhi standar pelayanan pariwisata berkelanjutan. Capaian ini menegaskan pentingnya pengelolaan kebersihan fasilitas publik sebagai salah satu indikator peningkatan kualitas destinasi wisata di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Widiyanti meninjau langsung fasilitas toilet serta area pendukung lainnya di kawasan Aloha PIK. Ia mengapresiasi konsistensi pengelola dalam menerapkan standar kebersihan dan tata kelola lingkungan yang baik.
“Sekarang saya sedang berada di PIK2 tepatnya di ALOHA, tempat di mana wisatawan setiap tahunnya mencapai 27 juta orang. Saya sudah melihat tenant-tenant kulinernya, toko baju, dan tempat bermain anak. Semuanya bersih dan pengunjungnya sangat banyak, kebanyakan dari Malaysia, Singapura, dan Tiongkok,” ujar Widiyanti.
Baca Juga : Kemenpar Dorong Wisata Olahraga Jadi Penggerak Baru Ekonomi Nasional
Menteri Pariwisata juga menyoroti komitmen Aloha PIK dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, program Gerakan Wisata Bersih “Jum’at Bersih” yang rutin dilakukan merupakan praktik baik yang patut dicontoh destinasi lain.
“Setiap hari Jumat dilakukan pengumpulan sampah yang kemudian diproses untuk didaur ulang dan dijadikan furnitur. Composting juga dilakukan untuk menjaga sustainability. Kami mengapresiasi upaya ini dan menghimbau seluruh pengelola destinasi wisata agar mengedepankan kebersihan, keamanan, dan keselamatan wisatawan, serta memperhatikan kondisi cuaca ekstrem,” katanya.
Sementara itu, Head of Tourism Development Center Agung Sedayu Group, Fenny Maria, menyampaikan optimisme menyambut libur akhir tahun. Menurutnya, antusiasme pengunjung sudah terlihat sejak awal bulan.
“Target kami selama masa liburan ini adalah menerima kunjungan lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Secara tahunan, kami menargetkan sekitar 28 juta kunjungan ke kawasan PIK hingga akhir 2025,” ujarnya.
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group, Miranda DWK, turut mengajak masyarakat untuk mendukung pariwisata nasional. “Mari kita berlibur di dalam negeri,” katanya.
Manajemen Aloha PIK menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas penghargaan yang diterima serta kunjungan langsung Menteri Pariwisata. Operational Manager Aloha PIK, Brian Alfa Yoga, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.
“Kunjungan dan apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan, serta berkontribusi dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga : Kemenpar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Tiga Provinsi Sumatra
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan, Aloha PIK secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan. Di antaranya pengolahan sampah organik seperti daun kering menjadi pupuk kompos melalui proses pencacahan, fermentasi dengan molase dan EM4, hingga digunakan kembali untuk perawatan tanaman.
Selain itu, Aloha PIK juga menerapkan program recycle water, yakni pengolahan air limbah dari dapur dan toilet untuk dimanfaatkan kembali sebagai air penyiraman taman melalui proses penyaringan, penguraian aerobik, desinfeksi, hingga filtrasi akhir. Air hasil daur ulang ini ditampung dalam ground water tank berkapasitas 2 meter kubik dan digunakan untuk menjaga kualitas ruang terbuka hijau.
Dalam pengelolaan sampah plastik, Aloha PIK menerapkan pemilahan berdasarkan jenis material seperti PET dan PP. Botol plastik PET disalurkan ke Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi, sementara plastik PP diolah bersama mitra daur ulang 4 Good Things menjadi produk fungsional seperti furnitur.
Melalui berbagai upaya tersebut, Aloha PIK menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan standar kebersihan fasilitas publik, sejalan dengan visi Kementerian Pariwisata dalam mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.












