Wamendagri Tekankan Pentingnya Harmoni Kebijakan Pusat dan Daerah

  • Bagikan

Nusawarta.id, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor krusial dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, perbedaan visi dan misi antara kepala daerah dan pemerintah pusat kerap menjadi kendala dalam optimalisasi pembangunan.

“Tidak mungkin Indonesia Emas dengan berbagai target tadi dicapai tanpa tiga hal: sinkronisasi dari pusat hingga daerah, sinergi yang melibatkan semua pihak, dan akselerasi yang mempercepat implementasi program,” ujar Bima saat memberikan pengarahan kepada Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Senin (10/2/2025).

Ia menambahkan, Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 diharapkan dapat memperkuat keselarasan antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Dengan demikian, arah pembangunan nasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Bima juga menyoroti program unggulan pemerintah dalam menyiapkan generasi emas, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas, terutama bagi sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Yang harus dipastikan oleh pemerintah daerah adalah bagaimana Makan Bergizi Gratis ini bisa memberikan efek berantai bagi masyarakat. Harus ada koneksi antara petani, UMKM, dan penyedia dapur agar program ini berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, Bima menekankan bahwa MBG juga berperan dalam mempercepat penurunan angka stunting. Oleh karena itu, ia mendorong agar program ini direalisasikan secara sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, dengan koordinasi yang matang di berbagai sektor.

“Kami melihat bahwa Makan Bergizi Gratis adalah kebijakan luar biasa, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada bagaimana pusat dan daerah dapat bekerja sama mengawal implementasinya,” tandas Bima. (San/Red)

Baca Juga  Pj Bupati Tabalong Resmi Buka Bazar UMKM Adaro Spectapreneur 5.0 2024, Ajak UMKM Berinovasi dan Beradaptasi di Era Digital

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *