Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Pasar Kuala Simpang Terdampak Banjir

  • Bagikan
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Shoffan Shofwan secara simbolis menyerahkan bantuan tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. (Foto: Kemendag/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Program Kemendag Peduli menyalurkan 100 unit tenda darurat bagi pedagang yang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas pemerintah dan masyarakat untuk mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas perdagangan kembali normal.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, kepada Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Aziz, Jumat (3/1) di Aceh Tamiang. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum melalui Program Kemendag Peduli.

“Penyaluran 100 unit tenda darurat ini merupakan bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana, khususnya di Pasar Kuala Simpang. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas kembali berjalan,” ujar Iqbal dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Pasar Kuala Simpang, yang berdiri sejak 1982, merupakan pasar rakyat terbesar di Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar ini menampung 295 pedagang, terdiri dari 156 pedagang los dan 139 pedagang kios, dan menjadi pusat niaga utama bagi masyarakat setempat. Banjir yang melanda kawasan ini membuat aktivitas perdagangan terganggu, sehingga memerlukan bantuan darurat berupa tenda untuk tempat berjualan sementara.

Baca Juga : Kementerian PU Identifikasi Kerusakan Bendung D.I. Pante Lhong Pascabencana di Aceh

Menurut data Kemendag, Pasar Kuala Simpang menjadi salah satu dari 112 pasar rakyat di Provinsi Aceh yang terdampak bencana. Selain Aceh Tamiang, pasar-pasar terdampak juga tersebar di berbagai daerah, antara lain Kota Langsa, Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga  Mutasi Besar di Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Lantik 23 Pejabat dan Tekankan Integritas

Tidak hanya menyalurkan bantuan tenda darurat, Kemendag juga aktif melakukan pemulihan pasar rakyat dan menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk di wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Pemerintah memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok tetap terjaga, bekerja sama dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan aman dan lancar. Kami harap, pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas secara normal,” tambah Iqbal.

Baca Juga : Mendagri Percepat Pemulihan Layanan Pemda Pascabencana di Sumatra, 1.138 Praja IPDN Dikerahkan

Dengan langkah cepat ini, Kemendag berharap pasar rakyat yang terdampak bencana dapat kembali menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi lokal pasca-banjir.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *