HMI Cabang (P) Tanjung Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Kepahlawanan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

  • Bagikan
Ketua Umum HMI Cabang (P) Tanjung, Jihad Mujahid. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Tanjung — Menjelang peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kembali menjadi sorotan. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Tanjung menyerukan agar generasi muda tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum HMI Cabang (P) Tanjung, Jihad Mujahid, menegaskan bahwa semangat kepahlawanan harus diterjemahkan dalam konteks perjuangan masa kini — bukan lagi melalui peperangan fisik, tetapi melalui perjuangan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengabdian sosial.

“Relevansi semangat Hari Pahlawan dengan Indonesia Emas 2045 sangat jelas. Kalau dulu pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, sekarang kita berjuang mengisi kemerdekaan itu dengan kontribusi nyata di bidang pendidikan, teknologi, dan sosial,” ujar Jihad Mujahid saat ditemui di sekretariat KNPI, Jumat (8/11).

Menurutnya, makna Hari Pahlawan bagi generasi muda tidak berhenti pada peringatan seremonial atau sekadar mengenang jasa para pejuang. Lebih dari itu, peringatan tersebut harus menjadi pengingat akan tanggung jawab moral generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam membangun bangsa.

Baca Juga : Kohati PB HMI Gelar Sekolah Pimpinan 2025: Perkuat Identitas Kepemimpinan Perempuan di Era Digital

“Generasi muda adalah penggerak utama menuju Indonesia 2045. Kita harus meneladani semangat juang, kerja keras, dan rasa cinta tanah air agar bisa membawa perubahan positif bagi bangsa,” jelasnya.

Jihad menilai, nilai-nilai kepahlawanan seperti integritas, gotong royong, disiplin, dan semangat pantang menyerah sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi saat ini. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, pahlawan masa kini bisa lahir dari berbagai bidang — dari ruang-ruang laboratorium hingga komunitas sosial di akar rumput.

Baca Juga  Muhammad Isnur: Soeharto Tak Layak Jadi Pahlawan Nasional

“Kita harus menjadi pahlawan di bidang masing-masing, entah lewat penelitian, pengabdian masyarakat, atau inovasi. Setiap kontribusi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa adalah bentuk nyata dari semangat kepahlawanan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Jihad Mujahid berharap momentum Hari Pahlawan tahun ini menjadi pemantik semangat nasionalisme dan idealisme di kalangan pemuda, khususnya mahasiswa. Ia mengajak seluruh generasi muda untuk terus berperan aktif, mengasah kemampuan, serta menebar manfaat bagi masyarakat sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air.

Baca Juga : KAHMI Gelar Diskusi Terbuka Bersama BNN: Ancaman Narkoba Jadi Ancaman Generasi Muda

“Semoga Hari Pahlawan tidak hanya menjadi ajang peringatan, tapi juga menjadi inspirasi bagi kita semua untuk berbuat lebih, berkarya lebih, dan berjuang demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *