Nusawarta.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) terus memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana tetap tersalurkan selama bulan suci Ramadan. Melalui program perlindungan sosial, Kemensos menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra.
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Masriani Mansyur, menegaskan bahwa momentum Ramadan tidak menjadi penghalang bagi pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Ramadan tidak menghentikan layanan Kemensos. Justru di bulan penuh berkah ini kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapat bantuan,” ujar Masriani dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3/2026).
Pada Ramadan tahun ini, Kemensos menyalurkan bantuan sembako di beberapa provinsi di Sumatra yang terdampak bencana. Di Aceh, Kemensos mendistribusikan sebanyak 12.500 paket sembako dengan total nilai bantuan mencapai Rp4,702 miliar. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana serta kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Sementara itu di Sumatera Barat, Kemensos menyalurkan 2.000 paket sembako dengan nilai bantuan sekitar Rp500 juta. Adapun di Sumatera Utara, bantuan yang disalurkan mencapai 4.500 paket sembako dengan total nilai Rp1,125 miliar.
Secara keseluruhan, selama Ramadan tahun ini Kemensos telah menyalurkan sekitar 19.000 paket sembako di berbagai wilayah Sumatra dengan total nilai bantuan mencapai Rp6 miliar.
Masriani berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa. Selain menyalurkan bantuan logistik, Kemensos juga terus memantau penanganan pascabencana, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Di lapangan, proses penyaluran bantuan turut melibatkan relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama masyarakat setempat. Para relawan terlihat aktif membantu menyiapkan dan mendistribusikan paket bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, misalnya, para relawan tampak menyiapkan makanan dan kebutuhan pokok di sebuah aula terbuka. Mereka duduk bersama di atas terpal sambil mengemas makanan yang akan dibagikan kepada warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Bantuan juga diberikan kepada warga yang masih berada di lokasi pengungsian. Beberapa keluarga terlihat beristirahat di ruangan yang dijadikan tempat penampungan sementara, dengan tikar, selimut, serta barang kebutuhan sehari-hari tersusun rapi di dalam ruangan tersebut. Anak-anak dan orang tua juga tampak beraktivitas di area pengungsian.
Baca Juga : Wamensos: Tragedi Siswa SD di Ngada Jadi Alarm Pentingnya Akses Pendidikan Berkeadilan
Selain membantu distribusi logistik, relawan Tagana bersama warga setempat turut memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Paket sembako yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu warga bertahan selama masa pemulihan pascabencana, sekaligus mendukung kelancaran ibadah puasa di bulan Ramadan.
Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat terdampak bencana di bulan suci Ramadan.












