Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 Pekerja untuk Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih

  • Bagikan
Menko Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan memberikan penjelasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). (Foto: Dokumentasi Badan Komunikasi Pemerintah/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Pemerintah resmi membuka proses rekrutmen nasional bagi 35.476 tenaga kerja untuk memperkuat operasional program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Rekrutmen tersebut dilakukan melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan ekonomi berbasis desa dan kawasan pesisir.

Zulkifli Hasan selaku Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih mengatakan, rekrutmen ini bertujuan menjaring sumber daya manusia yang kompeten untuk mengelola unit-unit koperasi dan kampung nelayan yang sedang dibangun pemerintah.

“Pemerintah, melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC, akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia untuk ikut serta dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, para peserta yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Skema tersebut disiapkan untuk mendukung penguatan operasional program di lapangan.

Baca Juga : Pemerintah Rombak Skema Pendanaan Kopdes Merah Putih, Cicilan Utang Dibayar Lewat Potongan Dana Transfer Daerah

Zulhas merinci, dari total 35.476 formasi yang dibuka, sebanyak 30.000 posisi diperuntukkan bagi jabatan manajer Koperasi Desa Merah Putih atau KDKMP. Para manajer tersebut nantinya akan berada di bawah pengelolaan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara itu, sebanyak 5.476 posisi lainnya dialokasikan untuk pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan bekerja di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan transparan. Pendaftaran telah dibuka mulai 15 hingga 24 April 2026 melalui situs resmi panselnas di alamat phtc.panselnas.go.id. Pemerintah juga menegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya.

Baca Juga  Menteri ESDM Pastikan Distribusi BBM, LPG, dan Listrik di Kalsel Aman Jelang Lebaran

“Selain itu, kami tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun,” ujar Ketua Umum PAN tersebut.

Adapun persyaratan umum pelamar meliputi lulusan diploma tiga (D3), diploma empat (D4), maupun sarjana (S1) dari semua jurusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75. Usia pelamar juga dibatasi maksimal 35 tahun.

Zulhas menegaskan bahwa pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui situs resmi yang telah ditentukan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses seleksi tersebut.

Baca Juga : Wujudkan Ekonomi Desa Tangguh, Pemkab HSS Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan. Bila ada pihak yang meminta imbalan lalu menjanjikan kelulusan, itu berarti menipu dan berbohong,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan bahwa proses seleksi ini merupakan tahap awal dari program pembangunan koperasi desa dan kampung nelayan. Pemerintah menargetkan lebih dari 30.000 KDKMP dan 1.369 KNMP dapat terbentuk hingga pertengahan tahun ini.

Ke depan, pemerintah juga berencana membuka rekrutmen lanjutan seiring target pembangunan sekitar 80.000 KDKMP di seluruh Indonesia.

“Yang akan jadi pada Juni–Juli ini kira-kira 30.000 sampai 40.000 unit, sementara totalnya 80.000 unit. Jadi rekrutmennya akan dilakukan secara bertahap,” kata Zulhas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *