Nusawarta.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah atas pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto, Presiden ke-3 BJ Habibie, dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur.
Menurut Saleh, pemberian gelar pahlawan merupakan bentuk penghargaan tertinggi negara atas jasa dan perjuangan para tokoh tersebut dalam membela bangsa dan negara. Penghargaan ini, lanjutnya, bukan hanya penting bagi tokoh yang bersangkutan, tetapi juga merupakan pengakuan luar biasa bagi seluruh keluarga mereka.
“Ada prosedur dan tahapan seleksi. Semua dilakukan secara terbuka. Semua orang boleh memberikan masukan dan pandangan. Pada akhirnya tentu ada ketetapan dan putusan siapa saja yang akan dianugerahi gelar pahlawan,” ujar Saleh di Jakarta, Minggu.
Saleh menekankan bahwa pemberian gelar pahlawan tidak perlu diperdebatkan karena proses penilaian dilakukan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK). Dewan ini, menurutnya, telah memeriksa seluruh persyaratan secara objektif, jujur, dan terbuka.
Baca Juga : Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Pastikan Sudah Penuhi Syarat
“Saya mendengar ada sejumlah tokoh yang akan menerima gelar pahlawan. Mereka antara lain adalah Gus Dur, Soeharto, dan Habibie. Selain itu, ada lagi sejumlah nama yang katanya sudah diusulkan dan lolos persyaratan. Kemungkinan besok akan diumumkan bersamaan secara kolektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saleh menilai nama-nama yang diusulkan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat karena jasa dan perjuangan mereka telah jelas dirasakan. Kontribusi mereka, menurut Saleh, sangat penting dalam membawa kemajuan bagi Indonesia, bahkan pada titik tertentu sangat berorientasi pada masa depan bangsa.
“Mari kita buka mata dan hati. Saatnya mengapresiasi dan mencontoh hal-hal baik dan positif dari para tokoh itu. Bahkan, kewajiban kita semua untuk meneruskan nilai perjuangan dan cita-cita mereka,” tambah Saleh.
Saleh juga menyoroti bahwa Gus Dur, Soeharto, dan Habibie bukan hanya tokoh legendaris di tingkat nasional, tetapi juga sangat dihormati dan disegani di pentas global. Oleh karena itu, menurutnya, wajar jika nama mereka diabadikan sebagai pahlawan nasional.
Baca Juga : Deklarasi AMAN Kalsel: Soeharto Layak Gelar Pahlawan Nasional
“Semoga akan lahir lagi tokoh-tokoh yang lebih hebat dari mereka,” tutup Ketua Komisi VII DPR RI itu.












