Nusawarta.id, Jakarta — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa kedua partai belum membicarakan arah koalisi untuk Pemilu 2029. Keduanya sepakat bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Almuzammil usai menghadiri pertemuan di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (25/11/2025). Ia menyebut dinamika politik nasional masih sangat cair sehingga terlalu dini membahas strategi koalisi jangka panjang.
“Konsentrasi kita adalah bagaimana kepemimpinan Pak Prabowo ini memberikan maslahat, kesuksesan, kebahagiaan kepada 280 juta rakyat Indonesia. Sekarang lokomotifnya ada di Pak Prabowo dan kita berada di dalamnya,” ujar Almuzammil.
Ia menambahkan bahwa perkembangan politik menuju 2029 masih sulit diprediksi.
“Bahwa nanti 2029 itu masih terlalu jauh, dinamika politik itu unpredictable. Insya Allah yang terbaik untuk bangsa dan negara,” katanya.
Senada dengan itu, AHY menegaskan Partai Demokrat memilih memusatkan perhatian pada penguatan internal partai dan optimalisasi kinerja kader di pemerintahan maupun di daerah, alih-alih membahas konfigurasi politik lima tahun ke depan.
“Kami hari ini fokus. Apalagi baru satu tahun berjalan. Kami ingin memastikan seluruh struktur partai, termasuk para kader utama di kabinet dan para kepala daerah, bisa berikhtiar agar lima tahun ke depan pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” ujar AHY.
Menurut AHY, Demokrat ingin memastikan pemerintahan Prabowo Subianto dapat bekerja secara efektif dan menyelesaikan prioritas pembangunan nasional.
“Tujuan utama kita adalah negara makin maju, rakyat makin sejahtera, berkeadilan. Ini semangat yang cocok antara PKS dan Demokrat,” tuturnya.
Selain mendukung agenda pemerintah, kedua partai juga sepakat untuk memperkuat posisi mereka di parlemen. AHY menyebut bahwa fraksi PKS dan Demokrat akan bersinergi dalam mengawal berbagai isu strategis di komisi-komisi DPR agar program pemerintah dapat berjalan optimal.
“Kita ingin semakin kokoh di parlemen. Fraksi PKS dan fraksi Partai Demokrat tentu akan mengawal isu di masing-masing komisi, yang muaranya mendukung pemerintahan yang sukses,” kata AHY.
AHY menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen kedua partai dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Selebihnya, kita ingin mengawal demokrasi. Kalau semuanya diberikan jalan yang baik, tentu kita senang bisa menghadirkan kebaikan untuk masyarakat luas,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa PKS dan Demokrat memilih pragmatis dan fokus bekerja ketimbang terjebak pada spekulasi politik jangka panjang, setidaknya hingga dinamika politik menuju Pemilu 2029 mulai mengerucut.












