Nusawarta.id, Jakarta — Sejumlah tokoh nasional melayat kepergian Juwono Sudarsono yang wafat pada Sabtu (28/3/2026). Jenazah almarhum disemayamkan di Gedung Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Minggu (29/3/2026), sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB untuk memberikan penghormatan terakhir. Ia datang seorang diri dan tampak khidmat saat memasuki ruang persemayaman. Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla telah lebih dahulu hadir sekitar pukul 09.30 WIB.
Jenazah almarhum disemayamkan di Ruang Hening Gedung Kementerian Pertahanan sebelum diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata. Prosesi persemayaman berlangsung penuh haru, dihadiri keluarga, kerabat, serta sejumlah pejabat negara.
“Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, almarhum Prof. Dr. Juwono Sudarsono. Saya mengenal almarhum secara pribadi,” ujar Susilo Bambang Yudhoyono usai melayat.
Selain SBY dan Jusuf Kalla, tampak hadir pula sejumlah pejabat pemerintahan, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.
Usai prosesi persemayaman, jenazah diberangkatkan menuju TMP Kalibata. Upacara pelepasan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, dengan dihadiri jajaran pejabat Kementerian Pertahanan serta keluarga almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, SBY mengenang peran penting Juwono dalam pembangunan sektor pertahanan nasional. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu tokoh kunci dalam mendorong modernisasi kekuatan militer Indonesia, sekaligus sosok sipil dengan kapasitas intelektual yang kuat di bidang pertahanan.
SBY juga menyinggung kontribusi Juwono dalam pengembangan institusi pendidikan pertahanan.
“Salah satu yang kami pikirkan dulu dengan Pak Juwono dan kemudian dengan Pak Purnomo Yusgiantoro sebagai Menteri Pertahanan, bagaimana Indonesia memiliki Universitas Pertahanan,” katanya.
Diketahui, Juwono Sudarsono pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada era Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid dan kembali mengemban jabatan yang sama pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, ia juga dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Indonesia.
Juwono Sudarsono meninggal dunia pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam dunia pertahanan dan akademik.












